Minggu, 09 Desember 2012

Mengambil Sisi Positif Cakra Khan - Klinik Diklat ANN Jateng


 
Sering berinteraksi dengan para penyanyi musik positif, saya sering menemukan mereka yang suara-suaranya masuk kategori bagus malah minder dengan suara mereka. Lho kok bisa? Iyah…nggak tau ya…Mungkin mereka belum pernah merasakan menderitanya bersuara pas-pasan seperti saya kali ya? Huahaha. Atau jangan-jangan saya juga masuk minderan seperti mereka? Waduh…waduh.
                         
Begini. Seorang temen saya punya suara seriosa yang menggelegar tsunami cethar. Setiap dia nyanyi, aksen seriosanya tak bisa lepas. Karena itu, dia sering jadi ledekan teman-teman. Padahal, suaranya bagus. Yang lain, punya suara super tebal namun renyah (ibarat kata, kayak makan kerupuk lapis tiga hi hi). Dengan itu, dia bisa menyanyikan lagu-lagu dengan mantap. Namun, beberapa kali dia mengeluh karena suaranya tak sehalus penyanyi lain. Temen saya itu tidak tahu, bahwa seorang penyanyi ternama suka banget sama suaranya. Nah, penyanyi itu malah kadang sedikit senewen dengan suaranya yang bening dan mendayu-dayu keriting kribo cengkoknya.

Bolehkah menginginkan suara, lebih tepatnya bernyanyi seperti orang lain? Ya boleh aja sih, bahkan mempelajari ragam teknik bernyanyi akan menambah level kemampuan kita. Namun sejenak kita lihat dulu Cakra Khan. Tutup sejenak tentang lagu-lagunya atau siapa dirinya. Kita fokus dengan suaranya. Ketika saat ini begitu banyak follower suara Sammy, Afgan, atau Vidi Aldiano, Cakra tampil beda dan membuat aneh banyak orang, termasuk salah satu teman saya. Suaranya gak lagi serak-serak basah, tapi serak-serak banget kayak orang mau habis suaranya.  Kayak gitu disuka. Kasarnya begitulah ya.

Tidak akan pernah ada dua Afgan atau dua Opick, yang sama populer dan awet sambutannya, sekalipun ada yang mirip suaranya. Harus ada pembeda atau tampil lebih baik. Different atau better. Cakra melakukan itu. Lupakan satu dua orang yang tidak suka, karena akan sangat susah memaksa semua orang untuk suka. Cakra menyeruak dan dengan cepat mendapat sambutan yang super meriah. Dan nanti, tidak akan pernah ada dua Cakra tentunya

So, para penyanyi musik positif tetap percaya diri untuk percaya diri. Karena di saat kita sudah bisa menghargai suara kita sendiri, kita baru bisa menggunakan dan mengembangkannya secara maksimal. Jadilah yang pertama, yang dikenal dengan suara seperti itu. Karena tidak akan pernah ada dua, hanya satu (menurut saya ho ho).   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ramada, Iie', Sieben, De Cis, Faza, Awan, N'Fe, Nada, Mahiba, Syahdu, Alief, Majesty, Naufal, I~Five, Trio Baik Hati, Redi. We are ANN Jateng...

Posting komentarmu di bawah ini...^^